Senin, 11 April 2016

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha

Bacaan Takbir dan Jenis Takbir Hari Raya _ Hari raya bagi umat Islam ada 2, yaitu hari raya Idul Fitri yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal dan hari raya Idul Adha yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijah pada setiap tahunnya. Dalam rangka menyambut kedatangan hari raya tersebut maka umat Islam diajarkan untuk mengisi malam hari raya baik Idul Fitri maupun Idul Adha dengan mengumandangkan bacaan takbir atau yang biasa dikenal dengan istilah takbiran. Takbiran hukumnya adalah sunnah dan takbiran biasanya dilakukan di dalam masjid atau bertakbir keliling di jalan-jalan dengan menggunakan pengeras suara. Takbiran memberikan tanda bahwa esok pagi adalah hari raya umat Muslim. Bacaan takbir ada yang singkat dan ada yang lengkap, yang singkat cukup mudah sementara yang panjang perlu latihan. Jenis takbir ada 2 yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad.
  • Bacaan Takbir Singkat dan Takbir Lengkap
Bacaan takbir bisa dilantunkan dengan bacaan takbir singkat atau bisa juga dengan yang lengkap. Takbir yang singkat ini lebih sering digunakan saat malam takbiran karena lebih mudah dihafalkannya. Bacaan yang paling singkat bisa dengan mengucapkan Allahu Akbar 3X, bacaannya yang sedang bisa mengucapkan “Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa illaa haillallahu waallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd”. Arti bacaan takbir tersebut yaitu Allah Maha Besar (3x), tidak ada Tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah.

Sedangkan untuk bacaan takbir yang lengkap bacaannya cukup panjang namun tetap bisa untuk dihafal meskipun agak sulit. Bacaan yang panjang adalah sebagai berikut "Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wasubhaanallaahi bukrataw wa ashiillaa. ......................................... Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd".

Bacaan takbir yang lengkap maksudnya adalah untuk memuji kebesaran Allah, dan pujian bagi-Nya sepanjang pagi dan sore. Allah lah satu-satunya Tuhan yang kami sembah dan kami juga tidak berbuat syirik. Kami berpegang pada agama Islam meskipun dibenci oleh orang kafir, musrik, dan juga munafik. Karena kami yakin terhadap janji Allah dan Dia pasti menepati janjinya untuk menolong dan memuliakan hamba-Nya dan mengalahkan musuh-Nya. Itulah inti dari takbir yang cukup panjang tersebut.

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha
  • Bacaan Takbiran Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha Arab Latin:
اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ، لآَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
اَللهُ اَكْبَرُ وَ ِللهِ الْحَمْدُ
اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَّاَصِيْلاً. لآَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَلاَنَعْبُدُ اِلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ، وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، لآَاِلهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَاَعَزَّجُنْدَهُ وَهَزَمَ اْلاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لآَاِلهَ اَلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ، اَللهُ اَكْبَرُ وَ ِللهِ الْحَمْدُ

ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR, LAA ILAAHA ILLAALLAAHU WALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBAR WALILLAAHIL HAMD. (Dibaca 3 kali)
ALLAAHU AKBARU KABIIRAA, WALHAMDU LILLAAHI KATSIIRAA, WA SUBHAANALLAAHI BUKRATAW WA ASHIILAA, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALAA NA'BUDU ILLAA IYYAAHU MUKHLISHIINA LAHUDDIIN, WALAU KARIHAL KAAFIRUUN, LAA ILAAHA ILALLAAHU WAHDAH, SHADAQAWA'DAH, WANASHARA 'ABDAH, WA A-'AZZA JUNDAH, WAHAZAMAL AHZAABA WAHADAH, LAA ILAAHA ILLALLAAHU WALLAAHU AKBAR, ALLAAHU AKBARU WALILLAAHIL HAMD.

    Artinya :
    Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan kecuali Alah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan bagi-Nya segala pua dan puji.
    Allah Maha Besar dan pujian bagi Allah sebanyak-banyaknya, bertasbih kepada Allah setiap pagi dan petang. Tidak ada Tuhan kecuali Allah, dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan ikhlas menjalankan agama walaupun orang-orang karif membenci. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah semata. Benar janji-Nya, dan menolong hamba-Nya, juga lasykar-Nya dan menghancurkan musuhNya dengan dirinya semata. Tidak ada Tuhan kecuali Allah. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan bagi Allah semata segala puja dan puji.

Jika lebih diresapi makna yang terkandung dalam takbir tersebut dengan dalam, maka akan kita dapati makna bahwa sebuah kemenangan yang sebenarnya diperoleh atas pertolongan Allah dan dengan berpegang teguh pada ajaran-Nya. Kemenangan pada takbir ini juga bisa diartikan, kemenangan untuk para manusia yang mampu melawan hawa nafsunya selama sebulan untuk berpuasa.
  • Jenis Takbir Hari Raya
Jenis takbir menurut Imam Al-Ghaziy ada dua macam, yaitu takbir Mursal dan takbir Muqayyad. Takbir Mursal yaitu takbir yang disunnahkan ketika memasuki waktu shalat magrib di hari terakhir Ramadhan sampai ketika khatib Idul Fitri mulai melaksanakan takbiratul ihram untuk shalat id. Membaca takbirnya pada waktu tersebut boleh dibaca kapanpun tanpa terikat waktu shalat jadi tidak harus setelah shalat sunnah atau wajib. Sedangkan takbir muqayyad terikat oleh waktu tertentu yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah setelah dilaksanakan shalat subuh sampai dengan hari tasriq terakhir yaitu tanggal 13 Dzulhijah ketika memasuki waktu shalat Ashar.  Dalam waktu tersebut disunnahkan membaca takbir setiap selesai melaksanakan shalat wajib maupun sunnah.


Demikianlah ulasan mengenai bacaan takbir dan jenis takbir di hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dengan mengetahui bacaan dan jenis takbir tersebut, semoga kita bisa turut menghidupkan malam takbiran dengan mengucapkan takbir baik yang singkat maupun yang lengkap. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan bisa menjadi pahala untuk kita semua, Amiin.

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina