Selasa, 19 April 2016

Gambaran Surga Bagi Orang Yang Beriman dan Taat

Hidup di dunia tidaklah kekal dan pasti semua akan menemui kematian, ibaratnya kita hanya sedang bertamu di suatu tempat dan pasti akan pergi meninggalkan tempat persinggahan tersebut. Setelah meninggalkan tempat persinggahan, kita akan berpulang ke rumah masing-masing. Ada yang pulang ke rumah yang indah dengan segala fasilitas yang lengkap dan sangat menyenangkan hidup di dalamnya, namun ada pula yang pulang ke tempat yang sangat menakutkan dan membuatnya menderita di dalamnya. Tempat kembali yang indah itulah yang disebut surga, dan tempat kembali yang menakutkan itulah yang disebut neraka. Semua orang yang beriman pasti sudah tahu gambaran surga yang penuh dengan kenikmatan itu, sehingga berusaha meraihnya. Gambaran surga bagi orang yang beriman adalah sebuah tempat yang amat indah yang tidak akan mampu digambarkan oleh akal manusia, di dalamnya ada sungai, buah, istana, dan bidadari.

Surga adalah tempat kembali terbaik bagi manusia yang taat menjalankan perintah Allah selama hidup di dunia. Di surga penghuninya tidak akan pernah merasakan sedikitpun kesedihan, semua yang ada di surga akan membuatnya selalu bahagia. Penghuni surga tidak mengenal istilah capek, kerja keras, prihatin, susah, dan lain sebagainya karena penghuni surga sudah melaksanakan itu semua selama hidup di dunia dulu dan telah mereka niatkan semuanya hanya untuk mencari keridhaan Allah semata. Penghuni surga telah menukarkan kebebasannya selama hidup di dunia yang hanya sementara dan memilih untuk menukar dengan patuh pada aturan Allah sehingga mendapatkan balasan surga yang kekal.

Gambaran surga tidak bisa di bayangkan oleh manusia, karena seindah apapun bayangan manusia tentang surga maka surga itu jauh lebih indah lagi. Kita sebagai manusia hanya bisa mengetahui gambaran keindahan surga dari apa yang sudah disampaikan oleh Allah lewat Al-Qur’an dan juga dari Rasulullah SAW lewat hadist yang Beliau sampaikan. Allah telah menjelaskan banyak sekali tentang keindahan surga di dalam firman-Nya. Dalam Q.S Al-Baqarah ayat 25 Allah memberikan informasi bahwa di dalam surga terdapat berbagai macam aliran sungai dan berbagai jenis buah-buahan serta bidadari yang suci. Allah juga menjelaskan dalam surat Ar-Rahman ayat 72 bahwa bidadari itu cantik, putih, dan belum pernah terjamah sebelumnya.

Gambaran Surga

Gambaran Bidadari-Bidadari Surga Menurut Hadits Rasulullah SAW dan Al-Quranul Karim !!!

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia akan menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Kecantikan Fisik
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Rombongan yang pertama masuk surga adalah dengan wajah bercahaya bak rembulan di malam purnama. Rombongan berikutnya adalah dengan wajah bercahaya seperti bintang-bintang yang berkemilau di langit. Masing-masing orang di antara mereka mempunyai dua istri, dimana sumsum tulang betisnya kelihatan dari balik dagingnya. Di dalam surga nanti tidak ada bujangan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (Qs. Ad-Dukhan: 54)
Abu Shuhaib al-Karami mengatakan, “Yang dimaksud dengan hur adalah bentuk jamak dari  haura, yaitu wanita muda yang cantik jelita dengan kulit yang putih dan dengan mata yang sangat hitam. Sedangkan arti ‘ain adalah wanita yang memiliki mata yang indah.

Al-Hasan berpendapat bahwa haura adalah wanita yang memiliki mata dengan putih mata yang sangat putih dan hitam mata yang sangat hitam.
  • Sopan dan Pemalu
Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati bidadari dengan “menundukkan pandangan” pada tiga tempat di Al-Qur’an, yaitu:

“Di dalam surga, terdapat bidadari-bidadari-bidadari yang sopan, yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin. Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan? Seakan-akan biadadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. Ar-Rahman: 56-58)

“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya.” (Qs. Ash-Shaffat: 48)

“Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.”
Seluruh ahli tafsir sepakat bahwa pandangan para bidadari surgawi hanya tertuju untuk suami mereka, sehingga mereka tidak pernah melirik lelaki lain
  • Putihnya Bidadari
Allah Ta’ala berfirman, “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (Qs. ar-Rahman: 58)
al-Hasan dan mayoritas ahli tafsir lainnya mengatakan bahwa yang dimaksudkan adalah bidadari-bidadari surga itu sebening yaqut dan seputih marjan.

Allah juga menyatakan,“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam kemah.” (Qs. Ar-Rahman: 72)

Maksudnya mereka itu dipingit hanya diperuntukkan bagi para suami mereka, sedangkan orang lain tidak ada yang melihat dan tidak ada yang tahu. Mereka berada di dalam kemah.

Baiklah…ini adalah sedikit gambaran yang Allah berikan tentang bidadari di surga. Karena bagaimanapun gambaran itu, maka manusia tidak akan bisa membayangkan sesuai rupa aslinya, karena sesuatu yang berada di surga adalah sesuatu yang tidak/belum pernah kita lihat di dunia ini.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Azza wa Jalla berfirman, “Aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas oleh pikiran.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Setelah mengetahui sifat fisik dan akhlak bidadari, maka bukan berarti bidadari lebih baik daripada wanita surga. Sesungguhnya wanita-wanita surga memiliki keutamaan yang sedemikian besar, sebagaimana disebutkan dalam hadits.

“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Dan manusia telah diciptakan dengan sebaik-baik rupa.” (Qs. At-Tiin: 4)

Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”
Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”

Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.” (HR. Ath Thabrani)

Subhanallah. Betapa indahnya perkataan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebuah perkataan yang seharusnya membuat kita, wanita dunia, menjadi lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh untuk menjadi wanita shalihah. Berusaha untuk menjadi sebaik-baik perhiasan. Berusaha dengan lebih keras untuk bisa menjadi wanita penghuni surga..

Penghuni surga akan memperoleh makanan sesuai dengan yang mereka inginkan, baik berupa buah-buahan ataupun juga daging. Mungkin jenis dan bentuk buahnya ada yang sama dengan yang ada di dunia, namun rasanya sangat berbeda jauh. Makanan di surga juga terjamin kebersihannya dan tidak ada kuman yang bisa menyebabkan sakit. Rasulullah SAW juga memberikan gambaran surga bahwa penghuninya meskipun makan dan minum layaknya manusia biasa namun dia tidak membuang hajat baik kecil ataupun besar dan tidak pula mengeluarkan ingus, sisa pencernaannya dikeluarkan dalam bentuk sendawa yang harum. Surga merupakan tempat terbaik dan tidak ada kotoran di dalamnya.

Penghuni surga akan selalu berada dalam keadaan muda dan dikelilingi bidadari yang selalu muda pula dan sebaya dengannya. Ia hidup laksana raja dengan istana megah yang bertahtakan emas dan berlian, ketika dia hendak minum maka sudah ada bidadari yang mengambilkannya dari air yang mengalir. Minuman di surga rasanya jauh lebih nikmat daripada minuman di dunia dan minuman tersebut tidak akan membuat mereka mabuk.


Kenikmatan paling tinggi di surga adalah ketika kita berjumpa langsung dengan Allah tanpa adanya pembatas. Allah lah yang telah menciptakan kita, Allah juga yang telah menciptakan surga dengan segala keindahannya, maka berjumpa dengan Allah tentu sebuah nikmat yang paling tinggi yang kita rasakan kelak. Demikianlah gambaran surga bagi orang yang beriman, semoga kita senantiasa berada dalam jalan yang lurus sesuai aturan Allah dan kelak bisa tinggal di surga-Nya dengan damai, "Semoga Allah Menjadikan Kita Golongan Yang Mendapatkan Bidadari Surga" Amiin.

Gambaran Surga Bagi Orang Yang Beriman dan Taat Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina