Kamis, 07 April 2016

Tata Cara Sholat Hari Raya Idul Adha dan Niatnya

Niat Shalat Hari Raya Idul Adha _ Idul Adha merupakan hari raya bagi umat Islam di seluruh dunia selain hari raya Idul Fitri. Idul Adha dilaksanakan setiap tahunnya pada tanggal 10 Dzulhijah yang bertepatan dengan puncak ibadah haji, sehingga di Indonesia Idul Adha dikenal juga dengan sebutan Hari Raya Haji. Pada saat Idul Adha ini dilaksanakan ibadah qurban dengan menyembelih hewan seperti kambing, domba, sapi, dan unta. Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tersebut dilakukan setelah selesai shalat Idul Adha. Shalat Idul Adha dilaksanakan karena dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Oleh karena itu sebagai umat Beliau yang baik, kita juga sebaiknya melaksanakannya dengan niat shalat Idul Adha hanya karena Allah. Niat shalat Idul Adha harus selalu lillahita’ala agar amalan kita berbuah pahala, jangan ada niat untuk ujub dan riya’ pada sesama karena hanya akan membuat amalan kita jadi sia-sia.

Shalat Idul Adha dilaksanakan pagi hari, biasanya di lapangan yang luas agar dapat menampung semua jamaah yang hadir. Shalat ini dilaksanakan dengan 2 rakaat, kemudian setelah selesai diisi dengan khutbah Idul Adha. Dalam melaksanakan shalat Idul Adha, kita disunnahkan setelah subuh tidak makan dulu sehingga masih tetap dalam keadaan berpuasa sampai setelah shalat Idul Adha baru kita boleh makan lagi. Selain itu kita juga disunahkan mandi, keramas, menggunakan wangi-wangian, dan menggunakan jalan yang berbeda ketika hendak berangkat shalat dan saat hendak pulang dari shalat. Usahakan datang lebih awal sehingga Anda bisa tidak masbuk dalam shalat.

Ketika akan mulai shalat, sebaiknya kita niat shalat Idul Adha karena melaksanakan perintah Allah. Niat shalat kita harus selalu baik yakni mencari pahala-Nya dan melaksanakan ajaran Rasulullah SAW. Jangan sampai niat kita terkotori oleh perasaan ujub dan riya’ yang justru akan membuat ibadah kita jadi sia-sia.  Untuk menjaga kesucian niat tersebut, kemudian ada yang membaca niat dengan bersuara namun ada pula yang meniatkan dalam hati saja. Mereka yang membaca niat dengan bersuara beranggapan bahwa niat itu perlu diucapkan agar hati sesuai dengan yang dikatakan lisan, sementara yang tidak setuju jika niat diucapkan beranggapan bahwa niat itu letaknya dalam hati dan mengucapkan niat tidak ada tuntunannya.

Terlepas dari perbedaan pendapat mengenai niat tersebut, yang paling penting kita melaksanakan shalat Idul Adha dengan niat karena Allah. Bagi kalangan yang lebih yakin jika niat perlu diucapkan, berikut niat shalat Idul Adha yang dibaca sebelum memulai shalat jika Anda sebagai imam:

Nita dan Cara Sholat Hari Raya Idul Adha

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

“usholli sunnatan li ‘iidhil adha rok ’ataini imaaman lillahita ’aala”.

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'ala.

Sementara jika sebagai ma’mum bacaan “imaaman” diganti dengan “makmuman”. 

Niat Sholat Sunah Idul Adha sebagai Ma'mum

اُصَلِّى سُنُّةً  عِيْدِالْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATA 'IIDHIL ADHAA ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA

Artinya : Saya niat sholat sunnah idul adha dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum karena Allah Ta'ala

Namun bagi Anda yang tidak hafal dengan niat tersebut, yakinlah bahwa Allah Maha Tahu tentang niat yang ada di dalam hati kita, jadi jangan jadikan alasan tidak berangkat shalat karena tidak hafal niat.

Tata Cara Sholat Hari Raya Idul Adha

Shalat sunnah idul adha terdiri dari  2 rakaat. Rokaat pertama diawali dengan takbirotul ihram disetai dengan niat dan ditambah 7x takbir. Sedangkan rakaat kedua 5 kali takbir.

Bacaan Rakaat pertama:
  1. Baca takbiratul ihram (takbir permulaan shalat) dengan niat shalat idul adha.
  2. Membaca doa iftitah
  3. Membaca takbir 7 (tujuh) kali (selain takbiratul ihram)
  4. Membaca Al-Fatihah
  5. Membaca surat Al-Quran
Bacaan Rakaat kedua:
  1. Membaca takbir 5 (lima) kali.
  2. Membaca Al-Fatihah
  3. Membaca surat Al-Quran.
Sesudah itu sujud rakaat kedua, diikuti dengan tahyat (tasyahud) akhir dan diakhiri dengan salam.
Prosesi sesudahnya yaitu khutbah Idul Adha / Fitri (bagian tersebut khusus bagi para khatib).


Melaksanakan shalat Idul Adha merupakan wujud ketaatan kita pada perintah Allah, agar wujud ketaatan tersebut berbuah pahala di sisi-Nya maka harus di dasari dengan niat shalat Idul Adha yang baik, yaitu intinya lillahita’ala. Ketika hendak melaksanakan shalat Idul Adha, sebaiknya kita bersegera menuju tempat shalat yang digunakan dan jangan menunda waktu dengan berbagai alasan karena Rasulullah SAW telah memerintahkan, bahkan wanita yang sedang haid pun juga diminta turut menyaksikan shalat Idul Adha. Demikianlah sedikit ulasan mengenai shalat Idul Adha, hendaknya kita selalu menjaga niat shalat Idul Adha agar selalu lillahita’ala agar kita amalan kita berbuah pahala.

Tata Cara Sholat Hari Raya Idul Adha dan Niatnya Rating: 4.5 Posted by: Nina Hasrina